110 Personel Polres Blora Diterjunkan ke Lokasi Banjir, Situasi Kini Kondusif

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250521 193435
PANTAU SUNGAI : Anggota kepolisian Polres Blora memantau banjir yang mengakibatkan jembatan di Kecamatan Kunduran putus. (Fitri/kabarterdepan.com) 

Blora, Kabarterdepan.com – Polres Blora menurunkan 110 personel ke wilayah terdampak banjir untuk membantu evakuasi warga, barang, hingga ternak. Seluruh personel disebar di tujuh kecamatan yang terdampak cukup parah.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan BPBD, Kodim, dan sejumlah instansi terkait dalam penanganan bencana ini.

“Kita turunkan 110 personel yang dibagi ke beberapa titik di tujuh kecamatan,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).

Ketujuh kecamatan tersebut meliputi Blora Kota, Ngawen, Kunduran, Kradenan, Banjarejo, Japah, dan Cepu. Para personel dikerahkan untuk membantu proses evakuasi warga dan harta benda di wilayah yang terendam.

“Saat ini banjir sudah surut, tidak ada korban jiwa, dan situasi dalam kondisi aman serta kondusif,” tambah Kapolres.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora, Edi Widayat, mengatakan pihaknya telah mengerahkan layanan puskesmas keliling ke wilayah terdampak untuk mengantisipasi potensi penyakit pasca-banjir.

“Yang harus diwaspadai saat ini adalah penyakit kulit dan diare,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, banjir tidak berlangsung lama, sehingga kebutuhan air bersih di lokasi banjir dinilai tidak terlalu terdampak.

“Banjir hanya berlangsung beberapa jam, jadi air bersih bukan masalah utama,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebelumnya banjir melanda 10 kecamatan di Kabupaten Blora akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan beberapa sungai meluap ke permukiman warga. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page