
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Tercatat sebanyak 10.098 penumpang yang berangkat dari Stasiun Mojokerto dan 10.368 penumpang turun di Stasiun Mojokerto. Hal ini terjadi selama masa liburan Nataru 2024/2025 atau 19 Desember 2024 s/d 2 Januari 2025 tercatat 721 pelanggan yang berangkat di Stasiun Mojokerto 651 pelanggan yang turun di Stasiun Mojokerto.
Pelanggan tersebut didominasi dengan KA tujuan Yogyakarta, Bandung, Jakarta, dan Banyuwangi. KA paling favorit yakni KA Pasundan, KA Sancaka, KA Jayakarta, dan KA Turangga. Volume keberangkatan pelanggan terbanyak selama Nataru 2024/2025 terjadi pada Sabtu (28/12/2024), sebanyak 798 pelanggan. Sedangkan, pelanggan yang turun di Stasiun Mojokerto terbanyak terjadi pada Rabu (1/1/2025), sebanyak 812 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan banyak pengunjung KAI dari Mojokerto menuju tempat wisata seperti Yogyakarta. Walaupun terjadi lonjakan pemesanan tiket namun tidak terjadi kenaikan harga, pemberlakuan diskon promo sebagai upaya untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan di akhir tahun, serta mendukung mobilitas selama liburan.
Strategi yang diterapkan menyambut lonjakan penumpang di tahun ini oleh Stasiun Mojokerto adalah langkah dipersiapkan dari awal memastikan kenyamanan guna layanan yang terbaik. Pola pemberangkatan yang berbeda dari tahun sebelumnya ada penambahan 8 pola pemberangkatan untuk seluruh Daop.
Dengan adanya promo ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan akhir tahun dengan lebih terjangkau, sekaligus merayakan tahun baru dengan perjalanan yang aman dan nyaman.
“Untuk penumpang sebelum naik kereta dalam perjalanan diperhatikan jadwal pemberangkatan waktu tempuh, biar tidak ketinggalan kereta api” terang Luqman.
Dengan mempersiapkan segala sesuatu dengan matang, perjalanan naik kereta api pada musim liburan akhir tahun bisa menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Mengingat tingginya minat masyarakat untuk bepergian pada saat tersebut, penting bagi setiap penumpang untuk menjaga ketertiban dan saling menghormati agar perjalanan tetap lancar. (Tantri*)
