
Surabaya, Kabarterdepan.com Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menggelar wisuda bagi para lulusan Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor di Graha Unesa pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan yang memasuki periode 117 ini diikuti oleh 1.503 peserta wisudawan Unesa.
Rektor Unesa Prof Nurhasan mengatakan wisuda kali ini mengambil tema “Wisudawan Unesa Tangguh dan Terus Berdampak”. Sesuai dengan tema yang diangkat lulusan Unesa tidak hanya dituntut menguasai skill akademik, tetapi juga mereka harus menguasai berbagai soft skill agar dapat bersaing dan bertahan di era ketidakpastian global seperti saat ini.
“Jadi di era ketidakpastian global ini pintar saja tidak cukup, tetapi harus tangguh. Tangguh bukan berarti tidak pernah jatuh, justru dengan ketangguhan lulusan Unesa harus terus bangkit dari kejatuhan agar dapat menjadi pribadi yang unggul,” jelas Nurhasan, Selasa (11/11/2025).
Wisudawan Unesa
Dirinya menambahkan selain ketangguhan, kemampuan beradaptasi juga sangat dibutuhkan agar dapat menghadapi perubahan yang berjalan cepat di era digitalisasi. Seseorang yang mampu beradaptasi akan dapat mempertahankan eksistensinya di dunia kerja dan juga lingkungan masyarakat.
“Cepat beradaptasi juga jangan lupa, selain tangguh mampu beradaptasi juga penting. Apalagi di era digitalisasi saat ini,” tambahnya.
Nurhasan menuturkan momen wisuda kali ini menjadi salah satu yang paling berkesan, lantaran ada sejumlah mahasiswa disabilitas yang lulus, dimana mereka berasal dari lima fakultas berbeda. Tak hanya lulus, sepuluh di antaranya meraih prestasi akademik unggul hingga memperoleh beasiswa melanjutkan studi ke jenjang S2.
“Bahkan kalau mereka melanjutkan hingga S3, kami sudah menyiapkan peluang menjadi dosen di Unesa. Saat ini sudah ada dua dosen berkebutuhan khusus di kampus kami, masing-masing di Fakultas Ilmu Olahraga dan Fakultas Ilmu Pendidikan,” pungkasnya.
